Daripada malem-malem ngablu ga jelas, mending kita dengerin musik yok! haha...
Jadi, rencananya Song Of The Week ini akan menjadi acara mingguan di blog ini. Tiap 1 minggu sekali ane bakal pick beberapa lagu yang ga cuma asik, tapi juga enak di dengerin, haha. Biar ga galau atau kesepian gitu.
Oke, langsung aja ya, ini beberapa lagu yang ane pick dan ane rekomendasiin ente buat dengerin...
Snow Patrol - Chasing Cars
Asik ini lagu, apalagi buat yang lagi menunggu seseorang, haha.
Ini lagu cinta yang simpel, gaya bahasanya juga simpel, tapi ngenaaaa.... banget!
kalo kata orang-orang si, ini lagu "True Love Song".
Odi Acoustic - In December
Odi Acoustic (Lukas Odenthal), pemuda 23 tahun ini tukang cover lagu-lagu trus dia jadiin acoustic, haha. Semisal lagu-lagu Blink-182, dan AvA(Angels & Airwaves) yang paling dia sering cover.
Dia itu Gitaris di bandnya, Third Cucumber(kalo ga salah, kalo salah ya maap). Suaranya juga ga kalah keren, mirip Owl City gitu.
Lagu In December ini ciptaannya dia sendiri, dalam album "Time Is Stranger".
Lagunya enak buat relax, santai, pokoknya bikin tenang pikiran deh.
Haha, 2 lagu itu mungkin yang akan menemani kalian malam ini.
Just listen and relax!
Oke, kita ketemu di sesi Song Of The Week depan ya...
Bye...
Yap, untuk mengawali November ini, mungkin akan lebih afdol kalo kita dengerin lagu yang ini. Ya! November Rain. Sekarang, siapa yang ga kenal lagu ini? haha...
Sekalian denger November Rain, sambil baca tulisan ane juga ya... hehe
NOVEMBER
Tak terasa, bulan cepat sekali berganti. Tak seperti diriku, yang masih ingin terus bersamanya. Atau memang aku tak sanggup bila tanpanya? Mungkin iya, tapi Tuhan yang punya rencana. Aku tak tahu, aku mudah mengikat bait demi bait kata di depan yang lain. Tapi, seketika sulit jika bersamamu. Semoga saja suatu saat nanti kamu mau mengajariku untuk berbicara di depanmu. Atau mengajariku cara untuk membuat senyum abadi diwajah cantikmu. Haah, fikiran ku tak pernah lelah membayangkan wajah unyu-mu itu. Wajah yang bisa membuat hati yang kering menjadi ladang bunga. Haha, ingin sekali mencubit pipi-mu yang seperti roti bantal. Dan membelai halus keningmu yang seperti lapangan golf. Haha, aku tak mengharap banyak di bulan ini. Hanya semoga saja aku dan kamu dalam lindungan-Nya, dan kasih-Nya. I just want everyday in my day, getting closer to you. Tidak hanya di bulan ini. Tapi, dibulan yang akan datang dan berlalu nanti. November.
Kali ini mau nge-share aja si, tentang lagu-lagu, biar ga bosen gitu baca blognya.
Yang mau ane share yaitu lagu-lagu depresi. Pernah kan kalian ngerasain depresi? Rasanya kayak ada sebuah tekanan yang ngeberatin hati dan fikiran kita. Sampe malah ada yang bunuh diri karenanya.
Hmmm... kasian ya? Tapi kalo menurut ane, misalnya kalo kalian ngerasain seperti itu, coba kalian dengerin musik aja. Kalian keluarkan emosi kalian lewat musik-musik yang mengalir, nanti juga ilang dengan sendirinya kok.
Haha, cukup basa-basinya, nanti lama kelamaan jadi basah trus jadi basi.
Oke, ini dia lagu-lagunya
Blink-182 - Adam's Song
Hmmm... lagu ini adalah salah satu lagu favorit ane, dari band favorit ane juga. Yap! Blink-182.
Lagu ini bercerita tentang sang bassist yang merasa sedikit depresi karena ia jauh dipisahkan jarak dari keluarganya (rindu keluarga gitu), karena dia sedang melakukan tour bersama bandnya.
Lalu juga ada sebuah cerita dibalik lagu ini. Jadi ceritanya Bassist Blink-182 yaitu, Mark Hoppus, dia nerima sebuah surat dari seorang anak muda yang ditulis sebelum dia bunuh diri. Mark yang ngebaca surat itu mengaku sedih banget gan, ampe nangis dianya. T_T
Dibalik lirik "I traced the cord back to the wall, no wonder it was never plugged in at all". Lirik itu terinspirasi dari sang gitaris, Tom DeLonge. yang lagi maen gitar di garasinya, dan amp(bener ga sih?)nya terkena genangan air. Untungnya aja si doi ga nyolokin ampnya, jadi dia ga kesetrum
Satu lagi, "I took my time, I hurried up, the choice was mine, I didn't think enough" itu seperti mengacu, atau menjawab lirik dari sebuah lagu Nirvana di tahun 1991 yang judulnya "Come As You Are". Begini liriknya "Take your time, hurry up, the choice is yours, don't be late."
Lagu ini dinamakan Adam's Song, karena Adam itu seperti sudah mewakili semua laki-laki di dunia. Yap, lagu ini cocok buat seorang laki-laki yang lagi depresi.
Oh iya untuk informasi aja, lagu ini sekarang udah ga masuk "setlist" mereka manggung sejak 2009, karena meninggalnya salah satu teman band ini yaitu DJ AM(Adam Goldstein)
Green Day - Basket Case
Lagu ini juga lagu dari salah satu band favorit ane, Green Day. Siapa yang ga kenal Green Day hari ini? haha.
Tentang kegelisahan, ketakutan seseorang yang membuat orang itu menjadi "crazy", dan juga tentang sang gitaris sekaligus vokalis band ini, Billie Joe, yang menderita "Various Panic Disorders" ketika ia tumbuh dewasa.
Basket Case sendiri adalah kata "slang" yang mengacu pada orang yang mempunyai emosi tidak stabil, disfungsional, ataupun orang yang sama sekali tidak berguna. Awalnya kata tersebut dipakai untuk para prajurit yang diamputasi pada perang dunia pertama (WW1).
Linkin Park - Numb
Lagu ini juga dari salah satu band favorit ane, Linkin Park. Yup! haha...
Jadi gini ceritanya, lagu ini tuh bercerita tentang seorang anak yang hidup dalam tekanan tinggi "High Expectations Parents".
Lirik "Every step that I take is another mistake to you" adalah tentang bagaimana dia merasa tidak bisa melakukan apapun untuk membuat orang tuanya bahagia.
Lirik "Can't you see that you're smothering me holding too tightly afraid to lose control cause everything that you thought I would be has fallen apart right in front of you" megacu pada seorang anak yang ingin lepas dari kekangan orang tuanya, karena dia sadar, dia ga bisa jadi anak yang "sempurna" seperti yang orang tuanya idam-idamkan.
Lirik "All I want to do is be more like me and be less like you" menceritakan bahwa anak tersebut ingin menjadi dirinya sendiri, dan ga mau terlalu diatur orang tuanya.
"But i know I may end up failing too but I know you were just like me with someone disappointed in you" Pada lirik ini, si anak menginginkan orang tuanya untuk merasakan bagaimana menjadi dia, ditekan dengan ekspetasi tinggi untuk menjadi anak yang sempurna.
Kalo menurut ane, lagu ini cocok buat anak yang ditekan oleh orang tuanya untuk menjadi sesempurna mungkin dari anak lain, dikekang, tidak diberi kebebasan. Hmmm sabar ya, nak.
"Lah kok dari band yang ente suka semua?"
Lah ya terserah ane, ane yang punya ini blog :p
Haha becanda kok, kalo ada masukan ya nanti ane update yak!
Oh iya, mau lanjutin betapa mencari ilham dulu yak! yo dadah, dan selamat menikmati!