Sunday, November 17, 2013

[FanFict RF Online] History To Get Victory! – Chapter 21

[FanFict RF Online] History To Get Victory! – The Other Hand





“Simpanlah, dan jaga ini semua… suatu saat aku ingin melihatmu memakainya dalam War”
“eh… tapi… aku tak pantas memakainya…”
“hei, TD telah memberiku amanat untuk memberikannya padamu, dia lebih tahu tentangmu”

Aku tak mampu berkata lagi, tapi apa maksudnya kakak ku memberikan aku equip ini? Mungkin harus aku tanyakan pada dia secara langsung.

Aku berangkat menuju ke Armory-117, ke Hangar Udara tempat bertemu dengan kakak ku beberapa saat lalu, TheresiaDefender.

Tepat saat matahari berada terik tepat di atasku, aku menunggunya. 30 menit, 1 jam, 2 jam, 3 jam…. Tidak muncul tanda-tanda kedatangannya

Monday, October 21, 2013

[FanFict RF Online] History To Get Victory! – Chapter 20

[FanFict RF Online] History To Get Victory! – A-One





“Hei kau telat lagi! Sudah yang keberapa kali ini?!” Doom berteriak padaku ketika aku masuk ke ruangannya
“Maaf, tapi aliran listrik di batereku membuatku mimpi indah semalaman”
“Sejak kapan kita bisa bermimpi?” dia menatapku serius
“50% memori kita adalah memori dari otak bukan?”
“Hmmm… baiklah, cepat duduk!”

Pagi itu dewan-dewan besar Accretia sudah berkumpul. MetalHead sangat serius mendengarkan briefing dari Doom, padahal saat perang dia adalah yang paling ceroboh. Pernah saat War 3 Bangsa dia maju paling depan sendirian, mengeluarkan Judecker dan langsung memasang siege di barisan paling depan di area chip Bellato, ketika pelatuknya ditarik….

Wednesday, October 16, 2013

[FanFict RF Online] History To Get Victory! – Chapter 19

[FanFict RF Online] History To Get Victory! – He's The Shadow Soldier


Index



“semua unit sudah siap untuk diuji coba hari ini, Master Doom”

“sudah kau pastikan untuk tidak menghilangkan memori tentang kekuatan bertempurnya?”

“saya sudah pastikan semuanya aman Master Doom, tapi mungkin mereka harus diberi pelatihan lagi, karena pencucian memori member sedikit efek pada kemampuan berperangnya”

“baiklah, aku ingin mulai hari ini dilaksanakan pelatihan, kita butuh banyak unit prajurit baru untuk membentuk kekuatan melawan makhluk-makhluk organik itu..”

“baiklah, Master… saya akan laksanakan!”

Wednesday, April 24, 2013

[FanFict RF Online] History To Get Victory! – Chapter 18


[FanFict RF Online] History To Get Victory! – Beside You, Inside My Heart





Hari sudah sore, langitpun juga telah memerah, suhu di sini makin jatuh dingin. Kita berlima masih belum selesai dengan misi ini. Karena para Tuncoat di sini lebih kuat, apalagi Tuncoat Knight dengan bertahannya dan Tuncoat Champion dengan serangannya yang berhasil meretakkan perisai gw di beberapa sisi.

“ayo semangat semua!!! Kita masih harus menghabisi 3 Champion dan 2 Knight lagi, semangat!!!” Reva dengan suara menggelegarnya menyemangati kita

Legholast dengan enteng mengayunkan pedangnya melawan para knight. “TRUSTT!!” “SHINING CUT!!!” dia menarikan pedangnya dengan indah ditambah skillnya yang dapat melemahkan lawan. Dia memang calon Templar hebat nantinya.

Monday, April 15, 2013

Komik Strip : NgabluAja!

Di samping nanti gw nulis FanFict dan cerita lain, di blog ini juga bakal gw taro komik strip bikinan gw yang gw beri judul : NgabluAja!

Kalian pasti bertanya, kenapa namanya harus NgabluAja! kenapa ga GantengAja! ? Gw juga sebenernya ga tau kenapa gw beri judul itu, hanya Tuhan yang tahu semua misteri di dunia ini, jadi tanyalah kepada-Nya hihihi *nyengirkuda*

Oke, mungkin gw ga sering juga bikin komik strip, karena masih konsentrasi sama FanFict. Jadi nikmatin aja ya, guys!

Oke ini dia komik strip pertama gw....


NgabluAja! : Buang Puing Hati


Tuesday, April 9, 2013

[FanFict RF Online] History To Get Victory! – Chapter 17


[FanFict RF Online] History To Get Victory! – Abandoned Dessert





3 hari setelah Baby tiada, kita di suruh pulang sama Quaine Khan. Mungkin dia mau marah sama kita, misi kita ga selesai, dan lebih parah lagi ada 1 anggota kita yang telah tiada. Ah pasti dia marah besar. Pasti!

Kita yang masih shock akan kejadian kemarin, lunglai buat masuk ke dalam pesawat Cartella, seperti banyak beban dan hal yang menyedihkan menimpa kita.
“hoi… pulang dari sini kita kemah di Pantai Crimson yuk? Gimana?” gw membuka pembicaraan
Sesuai dugaan gw, mereka terdiam.
Gw ngerasa jadi penghibur yang gagal saat ini. Yasudahlah, mending gw ke tempat penyimpanan barang aja, menyepi.

Perjalanan pulang terasa sangat sepi, karena sepinya hingga gw bisa mendengar suara semut sedang bertengkar dengan kekasihnya. Dan ternyata itu mimpi, setelah guncangan hebat gw terbangun dari tidur gw. Tere tidur terduduk tepat di hadapan gw. Haha, manis.

Gw tidur lagi, karena ga ada waktu buat ngelakuin hal lain. Ah mungkin tepatnya ga ada hal lain yang harus dilakuin untuk menghabiskan waktu.

Saturday, March 23, 2013

[FanFict RF Online] History To Get Victory! – Chapter 16

[FanFict RF Online] History To Get Victory! – Red On White 3


Index


Matahari mulai menghangatkan Ether pagi itu, kita semua terbangun. Kecuali gw, karena gw ga tidur semaleman buat jaga-jaga kalo ada Accretia nyerang kita tiba-tiba waktu malam. Kita mempersiapkan semua peralatan buat menuju White Hole Nanti.

Tere, Thorn, Baby, dan Reva udah siap, dan kita keluar dari persembunyian kita semalam menuju White Hole.
“pagi gini Ether dinginnya ajib…” gw membuka pembicaraan di antara kita
“sini-sini gw peluk…” Thorn menyodorkan lingkaran tangannya keg w
“aaaaaa… ogahhhh!!!” gw ngambil salju di tanah, lalu gw buat bola salju dan seketika gw lempar itu ke muka Thorn
“hahahahaha….” Para wanita hanya bisa tertawa melihat tingkah kita yang saling beradu lemparan bola salju
Tanpa disangka Tere juga ikut melempar bola salju ke arah gw. Gw makin tertekan dan akhirnya terjatuh sambil memegang benda yang hangat tapi asing teksturnya.
“apaan nih?” gw ngangkat tangan gw, lalu merasakan tekstur yang dibalut kehangatan dalam salju. Gw cium benda itu. BAU!
“SIALAN, INI TAI!!!” gw berteriak dan menggesekan tangan gw di atas salju
“TAI, TAI, TAI, TAI!!!!”
“Hahahahaha…” mereka mentertawakan gw.
Jelas aja malu. Iyalah!